
Penulis : siwawan
Hosting adalah kebutuhan yang paling penting di dunia internet, sehingga sebuah domain tanpa hosting bagai alamat tanpa rumah, tak berarti dan tidak bisa di tinggali
. bagaimana dengan jasa hosting? Wah… banyak sekali jasa webhosting di Indonesia ini, dari yang beneran dan yang hanya sebagai reseller, makanya jangan heran sekarang banyak jasa webhosting yang murah meriah tetapi setelah beberapa bulan down mulu atau banyak aturan, tidak boleh pasang plugin inilah, itulah dan lain sebagainya. Nah kalau sudah begitu perlu di pertanyakan hostingnya beneran apa main-main he..
Saya memutuskan pindah hosting karena bandwith sudah tidak cukup, batas bandwidth yang saya sewa di hosting yang sekarang adalah 3.5 Gb dan sudah habis sebelum waktunya alias bandwidthnya keburu limit padahal waktunya masih beberapa bulan lagi. Sehingga, dengan alasan itu, saya coba ganti hosting saja yang bisa unlimited multiple domain, artinya kita bisa pasang banyak domain di hosting tersebut. Dan hosting yang saya pakai adalah hawkhost, Saya pilih hosting tersebut hasil dari semedi dan puasa beberapa bulan sampai akhirnya ada wangsit harus memilih web hosting hawkhost ini haha….lebay banget.. Dan salah satu alasannya tiada lain karena handal dan sesuai dengan dana yang saya punya
.
Nah disini saya akan coba berbagi pengalaman cara-cara yang saya lakukan untuk pindah hosting. Lanjut… !! oh iya, hosting lama saya pakai jasa sebut saja xxx.com, hosting baru hawkhost.com, jadi contohnya pake hosting yang itu juga, contoh nama domainnya : inicontohloh.com
Catatan, ini hanya berlaku buat hosting yang pake cpanel, kalau yang tidak ada cpanelnya saya belum mudeng.
- Masuk ke cpanel blog kita di xxx.com, cpanel.inicontohloh.com, lalu backup data-data blog kita, masuk ke bagian backup wizard saja, biar gampang. pilih full backup. simpan di directory /public_html . file backupnya biasanya kayak gini : backup-3.28.2010_15-36-38_inicom.tar.gz
- Download file yang tadi dibackup ke komputer kita, kemudian upload ke hosting baru di hawkhost.
- Jika blog inicontohloh.com sebagai primary domain kita, langsung saja upload ke direktori public_html di hosting yang baru. tapi jika di blog kita sebagai add-ons domain, atau domain yang sekunder, kita buat dulu add-ons domainnya, lalu setelah selesai kita upload ke direktori add-on tersebut. contoh : /public_html/inicontohloh
- Langkah selanjutnya, tinggal hubungi cs hawkhost-nya lewat support ticket, untuk diminta me-restore backup kita ke hosting/direktori baru kita. 5 menit beres.
- Nah, ternyata eh ternyata, domain saya belum di set nameserver di godaddy nya, jadi langkah yang seharusnya dilakukan adalah, login ke godaddy nya, set nameservernya dari ns1.xxx.com dan ns2.xxx.com ke ns1.hawkhost.com dan ns2.hawkhost.com
- Biasanya blog bisa diakses paling lama 24-48 jam. tapi, saya coba ngecek, 2-3 jam juga sudah aktif lagi.
Rasanya cukup saya berbagi cerita dan berbagi sedikit tutorial step by step cara pindah hosting dari xxx.com ke howkhost.com, tapi bisa di aplikasikan secara umum.
Salam Sukses





tutorial yang mudah dan memudahkan, salam kang…
apakah tidak ada dampak negatif kalau pindah hosting
@Cara Dapat Uang, sepertinya tidak ada, soalnya belum ada keluhan sampai sekarang
Sejauh ini saya belum ada rencana pindah hosting….
Tapi tutorial ini saya simpan…. siapa tahu lain waktu bermanfaat….
Thanks ya mas infonya….
bookmarks dulu nie… menarik utk persiapan pindahan
wupps.. ini yang saya butuhkan, trims mas
Sy juga barusan pindah hosting dgn server Usa
Barusan aja mindahin hosting nih
Makasih mas tutornya, klo hosting aja berapa per bulan ato pertahunya.
tergantung penyedia hostingnya mas… kalau di hawkhost mas bisa langsung lihat di webnya… tergantung paket yang di pilih juga
kok ribet pindah hosting??? saya pake jasa hosting sangatmurah.com, murah gak ribet, kusuruh aja mereka yang urus, beres…..tapi tutornya sangat membantu kok
:thanks2 mas atas tutorialnya.. Kebetulan sya jg mw pndh hosting karena faktor biaya huehe.. Maklum menyesuaikan kantong mhsiswa :malu